Diet Real Food?

By 17:39:00


Semua ini bermula pada saat saya tidak sengaja menonton video mbak Dewi Hughes dari feed YouTube. Karena judulnya berbau tentang "menurunkan berat badan", saya jadi tertarik untuk meng-klik video tersebut. Akhirnya, dari satu video, saya lanjutkan menonton video beliau yang lain. Isi-isinya cukup menarik, berisi tips tentang informasi seputar diet yang beliau jalani hingga bisa menurunkan berat badan sekitar 40an kg. Angka yang fantastis bukan?

Beliau menyebut diet ini dengan diet "Real Food" a.k.a "Diet Makanan Beneran" atau mbak Hughes biasa menyebut "Diet Kenyang". Loh, emangnya yang selama ini kita makan bukan makanan beneran? Tentu saja makanan beneran dong, tapi Real Food yang dimaksud mbak Hughes ini adalah makanan yang bentuknya masih asli, tidak diolah atau diolah tapi tidak berlebihan, tidak menggunakan pengawet, pewarna, pemanis, garam, dan penyedap rasa, organik atau hanya menggunakan sedikit pestisida, dan berasal dari lokal. Beliau juga tidak makan nasi dan daging. Jikalau beliau makan daging, itupun porsinya hanya sedikit. 

Nah, dari situlah saya mulai terinspirasi untuk melakukan diet ini sebagai resolusi pembuka di tahun 2017 nanti. Selain sepertinya terlihat mudah, tapi "Diet Kenyang" ini juga menarik. Mbak Hughes menyarankan, jika terasa lapar kita bisa makan tapi berupa buah atau jus. Akhirnya, pada hari Rabu (28-12) kemarin saya mencoba untuk menerapkan diet ini. Saya ingin tahu, apakah tubuh saya kuat jika sehari hanya makan buah dan sayur, tanpa makan nasi. Biasanya, saya langsung pusing jika tidak makan nasi, tapi itu semua tergantung mindset sih, haha. Berikut adalah beberapa reaksi tubuh saya saat menjalani percobaan diet Real Food ini.

1. Hari Pertama
Seperti yang telah saya sebutkan di atas, saya memulai diet ini dari hari Rabu, tanggal 28 Desember kemarin. Untuk hari pertama, saya berhasil loh nggak makan nasi seharian, ahaha. Menu untuk hari pertama kemarin adalah:
- Sarapan: 2 buah Buah Naga
- Makan siang: 2 ikat Kangkung
- Makan malam: jus terdiri dari 5 buah Tomat, 1 buah apel Fuji, dan 1 buah Wortel.

2. Hari Kedua
Nah di hari kedua ini, ada sedikit gangguan. Pagi harinya sih biasa-biasa aja, tapi di siang hari setelah makan siang, saya mulai pusing-pusing. Untuk menatap layar komputer rasanya agak tuing-tuing gitu. Dan yang lebih parah, sepulang dari kantor sekitar pukul 6 sore, saya ngerasa kepala saya nyut-nyutan. Pusing sekali kepala saya, rasanya seperti orang masuk angin gitu. Jadi, pas maghrib itu saya putuskan untuk beli makan dan minum susu deh, takut kenapa-kenapa :'( Menu makanan saya di hari kedua adalah:
- Sarapan: Salad yang terdiri dari 1 genggam melon, 1 buah apel, 1 buah pir.
- Snack pagi: Jus terdiri dari 1 buah Wortel, 1 buah Pir, dan 3 buah Tomat.
- Makan siang: 2 ikat Kangkung
- Makan malam: Tahu Tek dan Susu (gagal :D)

3. Hari Ketiga
Sekarang adalah hari ketiga saya. Di hari ketiga ini, saya sengaja makan siang beneran, karena takut kenapa-kenapa seperti kemarin, hehe. Maklum, masih dalam masa transisi. Menu makanan untuk hari ketiga ini adalah:
- Sarapan: Jus terdiri dari 1 buah Pir, 1 buah Apel, dan 4 buah Tomat.
- Snak pagi: 1 buah Apel.
- Makan Siang: Siomay (kan percobaan)
- Makan Malam: Rencananya saya mau bikin Jus seperti hari pertama, terdiri dari 5 buah Tomat, 1 buah apel Fuji, dan 1 buah Wortel.

Nah, gitu deh sharing saya dalam menjalani percobaan diet Real Food ini selama 2,5 hari :D
Untuk yang tragedi pusing-pusing itu, mungkin salah saya sendiri ya. Di masa transisi tapi dilangsung makan buah-sayur aja, nggak pelan-pelan. Ahaha. Semoga saja di tahun 2017 nanti bisa bener-bener menerapkan diet ini. Sehingga saya bisa sehat, berat badan berkurang itu bonusnya. Kalau kamu, sudah ada yang nerapin diet Real Food belum? :)

You Might Also Like

1 comments