Tumbang

By 11:49:00

Source: pixabay.com
Kejadian ini terjadi tepatnya di hari Senin pagi kemarin. Seperti biasa, setiap pagi di hari Senin atau awal minggu, kantor saya selalu mengadakan coffee morning sebelum memulai pekerjaan. Meskipun istilahnya coffee morning, tapi percayalah, tidak ada secangkir kopipun yang tersaji di sana *karena kopinya sudah ada di meja kerja masing-masing*. Kami melakukan coffee morning di lobi kantor. Semua bagian berkumpul jadi satu di sana, berdiri, kemudian menyampaikan update progress pekerjaan masing-masing.

Sepanjang mengikuti coffee morning kemarin, saya ngantuk sekali karena saya tidur larut malam. Belum lagi Ibu di sebelah saya juga menguap, saya jadi makin ngantuk deh, ikut nguap juga. 

Menjelang penutupan, entah kenapa tiba-tiba badan saya rasanya nggak enak. Merinding, anget, seperti ada sesuatu yang nyetrum dari bawah hingga kemudian menjalar ke atas. Saat sampai di kepala, rasanya berat, berputar-putar, pusing tapi bukan seperti saat sakit. Mual, pengen muntah, pokoknya campur aduk nggak enak deh. Dalam hati saya bertanya-tanya, "Ada apa dengan saya, kok tiba-tiba bisa ngerasa nggak enak gini. Apa mungkin karena saya puasa? Tapi saya kemarin malem sudah sahur meskipun hanya dengan susu sereal," 

Tak pernah terpikir hal yang aneh dalam otak saya. Dilanjutkan dengan pandangan saya yang menjadi gelap, samar-samar. Padahal saya sama sekali tidak ingin menutup mata. Telinga saya rasanya seperti kemasukan angin, budeg seketika. Apa yang disampaikan oleh orang-orang sekitar saya terasa samar-samar. Badan rasanya nyut-nyutan, seperti mau ambruk. Tapi saya berusaha untuk menahan, karena di fisik saya sebenarnya masih terasa kuat. Sempat saya berpikir untuk pergi ke toilet saja, tapi kayaknya tanggung karena sudah mau penutupan.  

Hingga akhirnya, semua berubah menjadi gelap, hingga hitam. Telinga saya sudah tak mendengar apa-apa lagi. Saya tumbang. Sudah tak seberapa mengingat kejadian apa yang terjadi kemudian. Aneh.

Kemudian, sayup-sayup saya mendengar orang-orang berteriak, "Kursi...kursi...,". Mereka menarik kursi dan mendudukkan saya di situ. Beberapa detik kemudian, saya bisa membuka mata saya dengan sedikit linglung dan mulai bertanya kepada orang-orang. "Kenapa saya tadi?" Saya merasa lemas sekali, tubuh saya ngilu-ngilu seperti selesai melakukan olahraga berat. Hari itu bawaannya mellow sekali, dikit-dikit nangis. Padahal saya sendiri tidak mengerti harus menangis karena apa.

Aneh sekali kejadian yang terjadi pada diri saya kemarin pagi.  Entah ini murni karena kondisi tubuh saya yang sedang kurang fit atau hal lain, saya tidak tahu. Yang jelas saat ini jika tengah malam tiba, saya sering merasa merinding, gelisah, hingga tidak bisa tidur awal. Saya hanya bisa berdo'a dan meminta perlindungan kepada Allah.  

Audzubillahiminasyaitonirrojim.
 



You Might Also Like

0 comments