Dua Tahun Mengabdi

By 12:06:00



Seharusnya tulisan ini saya post kemarin sih. Tapi baru sempet nulis pas tanggal 2 dini hari, jadinya saya post sekarang nggak apa-apa lah ya. 

Alhamdulillah, nggak kerasa udah masuk bulan Juni aja ya. Sebelumnya, pada tanggal 1 Juni ini saya ingin mengucapkan, Selamat Hari Lahir Pancasila yang ke-73. Semoga Indonesia semakin jaya selalu, aamiin. Alhamdulillah pagi tadi masih diberikan Allah kesempatan untuk mengikuti upacara dengan keadaan yang sehat wal afiyat. Bulan Ramadhan tak berarti kita harus malas-malasan dong, harus tetep semangat juga buat ikut upacara.

Selain Hari Lahir Pancasila, tanggal 1 Juni adalah tanggal yang istimewa dan akan selalu saya kenang seumur hidup. Iya, karena itu adalah tanggal pengangkatan saya sebagai pegawai baru. Pada tanggal 1 Juni 2016, tepatnya dua tahun yang lalu, pengabdian saya bermula setelah sebelumnya harus melewati masa Prajabatan selama enam bulan. Rasanya bagaimana? Jangan ditanya, pasti lega dan bangga sekali atas pencapaian level baru dalam kehidupan saat itu. Kalau sudah diangkat jadi pegawai, berarti saya sudah resmi bekerja. Sudah resmi bekerja, artinya saya harus bertanggung jawab atas kehidupan saya sendiri, dalam artian sudah harus mandiri secara finansial. Dan juga ada rasa ketakutan tersendiri bila tidak bisa melaksanakan amanah baru ini, karena kelak Allah pasti akan meminta pertanggungjawabannya. 

Masih terkenang dalam ingatan bagaimana dagdigdugnya saya saat pembagian tempat kerja bagian ke-dua setelah dikumpulkan di kantor wilayah. Alhamdulillah, bisa ditempatkan di kota Mataram padahal sebelum-sebelumnya saya udah mikir yang aneh-aneh aja. Kemudian mulai masuk kantor baru, kenalan dengan orang-orang baru dengan gaya yang masih malu-malu. 

Banyak hal yang saya dapatkan setelah dua tahun bekerja yang Alhamdulillah sampai sekarang masih di tempat yang sama. Mulai dari ditunjuk ikut jadi tim A, B, C, dll hingga mengikuti banyak pelatihan. Karena sudah dua tahun bekerja, pasti saya juga sudah kenal dengan hampir semua rekan-rekan kerja di kantor, khususnya di ruangan saya. Rekan kerja di ruangan itu rasanya sudah seperti keluarga sendiri. Kami sering bikin dan makan rujak buah bareng di ruangan, kalau nggak gitu pesen gorengan di dapur buat dimakan bareng di ruangan. Pokoknya temen-temen ruangan saya itu kompak deh, mulai dari kerja sampai makan-makan kompak terus, ahaha. Intinya dibandingkan dengan tahun lalu, di tahun kedua ini saya banyak mendapatkan ilmu baru, pengalaman baru, dan juga kisah baru tentunya. Oh iya satu lagi, sekarang juga keadaannya baru, karena di tahun kedua ini Ibu ikut saya untuk tinggal di Lombok. 

Lagi-lagi, kok nggak kerasa udah dua tahun aja ya? Sudah dapat cuti untuk yang kedua kalinya nih, ahaha. Kadang juga saya mikir, kayaknya kontribusi saya masih kurang deh untuk perusahaan tercinta ini. Semoga di tahun selanjutnya, saya bisa menjadi pegawai yang lebih baik, lebih banyak kontribusinya, dan lebih bersungguh-sungguh dalam bekerja karena itu adalah salah satu bentuk ibadah. Dan untuk ibadah, harus kita lakukan dengan sebaik-baiknya untuk Allah. 

Sekian kisah saya untuk hari ini, sampai berjumpa kembali :)

You Might Also Like

0 comments