Sherly's Diary

Today is a new story for a new history

 when I was 1.5 yo on 1997

aku rindu masa kecilku... 

dimana kebahagiaan, canda dan tawa selalu menghiasi setiap langkahku,
tiada beban dan duka yang terlukis dibalik wajah yang lugu,
tiada sakit dan luka yang menancap di hatiku,
dapat selalu merasakan hangat dekapan ibu, 

yaa Allah, aku benar-benar merindukan saat-saat itu... :'( 



Doa-doa mohon penempatan kalau selesai OJT di PLN :

1. Ya Allah moga-moga aku dapat penempatan di Jawa…amiiin

2. Ya Allah semoga aku dapat di Jawa, dimana aja yang penting Jawa, pelosok pun nggak apa-apa, yang penting Jawa (PLN not only Java -_-)
3. Ya Allah semoga aku dapat di kota X, kalau nggak aku mau keluar saja !
4. Ya Allah moga-moga aku dapat kembali ke tempat asalku..
5. Ya Allah moga-moga dapat tempat yang nggak jauh-jauh dengan rumah emak
6. Ya Allah, moga-moga dapat tempat yang transportasinya mudah buat pulang kampung
7. Ya Allah, moga-moga dapat tempat yang ada mallnya, yang rame gitu,
8. Ya Allah, moga-moga dapat tempat yang banyak tempat wisatanya (anak traveler pasti – doaku banget ! )
9. Ya Allah, moga-moga dapat tempat yang ada gunungnya, udah lama nggak naik gunung Ya Allah… (anak pecinta alam - doaku juga nih)
10. Ya Allah, moga-moga dapat tempat yang koneksi internet lancar (anak gamers atau….)
11. Ya Allah aku rela ditempatkan dimana aja yang penting SK 25 Dihapuskan (hayo ini doa pejuang sk)
12. Ya Allah, apabila aku dapat tempat dimana saja, aku terima dengan lapang dada. Insyaallah disana adalah tempat terbaik mencari nafkah (anak paling ikhlas)


Just for fun yaaaa :D PLN harus siap ditempatkan dimana saja :D


repost from: postingan kakak kelas di grup fb :D
( https://www.facebook.com/groups/d3pln/)

"Istighfar. Maafkan dan berlapang dadalah terhadap orang yang sudah menyakitimu. Yang sabar Sely..."

"Banyak berdo'a, "Ya Rabby, lapangkanlah untukku dadaku" (QS. Thaha:25) Yang telah lalu, ikhlaskan. InsyaAllah akan berbuah pelajaran. Bahwa hanya kepada Allah saja kita berharap dan asa. Karena sungguh Allah tidak akan menyia-nyiakan hambaNya yang hanya menggantungkan apapun padaNya. Maafkanlah dia sely.. Karena sesungguhnya teladan kita, Rasulullah juga sangat berlimpah maafnya."

"Semangat adek..semangat"

"Ingat sely, cinta yang benar adalah cinta yang membuatmu kuat, bukan malah sebaliknya.. Semangat


PS: Terima kasih kak sudah menguatkan, sungguh beruntung seseorang yang akan mendampingimu kelak. Semoga langkahmu menuju pernikahan dilancarkan oleh Allah, kak :) 

I'm a strong girl, I can face it no matter what are lying ahead! 
Because Allah is always with me :)


Waktu browsing-browsing, akhirnya nemu ini, 

Kalau ada yang mengaku jatuh cinta kepada lawan jenis yang bukan mahram dengan dalih cinta karena Allah, maka dilihat orang itu apakah dia datang dengan maksud untuk melamarnya atau tidak? 

Kalau hanya sekedar ungkapan sementara dia tidak kunjung datang kerumah untuk melamarnya maka hal ini tidak diperbolehkan, berarti dia telah berdusta dalam hatinya. 

Kalau dia berdalih mencintainya karena Allah, hendaknya dia mewujudkannya dengan datang dan melamarnya. 

Bagi akhwat yang mendapat pengakuan ikhwan yang mencintainya sedangkan ikhwan itu tidak kunjung datang melamarnya hendaklah berhati-hati darinya, jauhilah ikhwan tersebut, sesungguhnya dia buka laki-laki yang baik, hatinya telah berzina dan diliputi oleh nafsu syahwat, 

wallahu Ta’ala a’lam…
"cinta adalah memberi. org yg jatuh cinta brarti memberi. berperilaku yang dapat memberi kebahagiaan, kesenangan, kepercayaan pada yang dicintai. berperilaku yang tidak bertentangan dengan kemauan yang dicintainya, sehingga mendapat nilai positif di hadapan yg dicintai. ketika cinta yang dijiwainya adalah cinta pada kebaikan, tentu akan melahirkan kemuliaan.

-Ust.Anis Matta-"
Sedih
Sumber: http://binscorner.com
Sebelumnya, mari kita berdo'a dulu:


إِنَّا لِلهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ ، اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي ، وَاخْلُفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا


"Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan benar-benar untuk-Nyalah kami kembali. Ya Allah! Lindungi saya dalam musibah ini yang menimpa saya dan gantikanlah dengan sesuatu yang lebih baik."

Dan ternyata, semua do'a-do'a itu, semua harapan-harapan itu, semua mimpi-mimpi itu, harus sirna. Semua itu harus ditunda dulu. Pengumuman sudah di depan mata, sudah aku download. But the answer is not the same with my pray, I can't go there.
 
Oh Allah, inikah acaramu untuk membuatku merasakan bagaimana perjuangan untuk mendapatkan medali itu? Inikah caramu untuk membuatku tau bahwa untuk menuju kesana membutuhkan perjuangan yang keras? Inikah caramu untuk membuatku terus belajar?

Mungkin Engkau belum memperkenankan kami saat ini. Mungkin dengan lolosnya ini, aku akan menjadi sombong. Mungkin dengan lolosnya ini, aku akan melupakan kewajiba-kewajibanku. Mungkin ini belum waktunya.

Aku tahu dan aku percaya bahwa janji-janjiMu itu benar adanya. Seperti bunyi Al-Qur'an:




 (وَعَسَى أَن تَكْرَهُواْ شَيْئاً وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تُحِبُّواْ شَيْئاً وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ وَاللّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ (البقرة: 216...


"...Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu me-nyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (Al-Baqarah: 216)

Iya benar, apa yang kamu benci terkadang itu baik bagimu dan apa yang kamu sukai terkadang itu tak baik bagimu. Mungkin ini bukan jalan terbaik untuk memulai semuanya. Bukan jalan yang terbaik. Dan mungkin juga usahaku kurang, aku kurang belajar sehingga saat MONEV DIKTI kurang maksimal. 

Tak tahu harus gimana lagi, yang jelas saat ini aku kecewa. Iya, kecewa. Ingin menangis tapi tak bisa, ya sudah menangisnya di dalam hati saja. *Yaa Allah maaf ya, kecewanya cuma sebentar aja kok, janji deh. Huhuhu T.T
Semoga rencanaku sebentar lagi akan lebih baik hasilnya. Aamiin... :)

Kenangan bersama the best "Keluarga Luwak" :') 

Di Atas BAAK, setelah bimbingan sama pak Bambang :D
Alun-alun Batu, setelah ke mitra
Metik Kopi
Penyerahan Alat
Alun-alun Malang
"Dare to Win"
Sebelum MONEV DIKTI

 

"Assalamu'alaikum, mbak ada kontak yang bisa dihubungi"
"Oh iya mbak ada, ini mbak 0856xxxxxxxx"
"Terima kasih mbak"

Kutipan pesan di facebook tersebut sedikit membuatku mengernyitkan dahi. Bagaimana tidak, aku tak tahu siapa dia. A stranger, yang belum lama kukenal meminta nomor HP ku. Tapi dalam hati berkata, "Berikan saja kontakmu, sepertinya dia baik. Lagipula dia seorang perempuan," Tanpa sedikitpun rasa curiga, akhirnya kuberi dia kontakku.
Selang satu hari setelah kuberikan kontakku berupa nomor HP ke dia, akhirnya ada nomor asing yang mengirimkan pesan WhatsApp kepadaku,

-Saturday, 26th of July 2014-

"Assalamu'alaikum mbak, ini saya S***** yang tadi di fb"

Kubaca pesannya, ternyata itu dari dia yang kemarin meminta kontakku di fb. Karena saat itu aku sedang sibuk berada di luar rumah, pesannya sengaja tidak langsung kubalas.

-Beberapa jam kemudian-

"Mbak?"

Rupanya dia sudah menunggu responku. Then I considered to say "Hi" to her.   

"Wa'alaikumsalam, oh iya mbak maaf baru bales. Saya tadi lagi repot,"
"Iya mbak gpp. Mungkin mbak bertanya-tanya kenapa saya menghubungi mbak Sherly,"
"Hehe, iya mbak saya bingung. Kenapa ya mbak?"
"Maaf sekali sebelumnya mbak karena ini mungkin menyangkut masalah pribadi mbak. Mbak menjalin hubungan dengan mr.XXXXX? Mungkin mbak bingung lagi kenapa saya tanya seperti ini. Tenang saja, ini hanya jadi bahan pertimbangan buat saya saja."

Tanda emotikon senyum mengakhiri pertanyaannya.
Terkejut. Tertegun. Terdiam. Berpikir.
Astaghfirullah, siapa ini? Siapa dia kok bisa-bisanya dia bertanya tentang masalah pribadiku? Hati ini menebak-nebak, "Mungkin ini saudaranya mr.XXXXX, atau temannya. Karena tiba-tiba dia bertanya kepadaku tentang mr.XXXXX"

Dengan spontan dan jujur akupun menjawab,

"Oh ndak mbak S*****, saya dan dia hanya rekan kerja, selebihnya tidak ada apa-apa"
"Masak orangnya ndak deketin? Beberapa bulan yang lalu sempat bilang ke saya kalau tertarik dengan mbak,"
"Ndak mbak, ndak ada hubungan apa-apa hanya sebatas rekan kerja. Sikap mr.XXXXX ke saya juga biasa saja, seperti anggota tim yang lain"

Sebisa mungkin aku membantahnya, aku tidak mengenal dia. Tapi bagaimana bisa dia tahu kehidupan pribadiku? 
"Kalau boleh tahu mbak S***** siapanya mr.XXXXX ya? Kok bisa tau saya,"
"Saya tau dari mr.XXXX tapi itu juga bulan Januari kemarin,"
"Oh, saudaranya ya?"
"Bukan mbak, saya dulu adek kelasnya mr.XXXXX mbak. Dulu kenal waktu di organisasi. Mbak, maaf ya saya jadi ngganggu mbak"
"Gpp mbak, saya cuma masih bingung aja kenapa mbak bisa tanya gitu ke saya. Hehe, penasaran"
"Dia ndak tau kan kalau saya menghubungi mbak?"
"Ndak mbak, saya ndak bilang kok. Ada apa mbak? Cerita ke saya"
"Jadi sebenarnya 5 tahun yang lalu kami memang pernah dekat mbak, tapi hanya sekitar 3 bulan. Setelah itu kami hanya berteman. Dia cerita kalau tertarik dengan mbak, begitu. aduh, sekali lagi saya minta maaf mbak,"
"Oh iya, ndak apa-apa mbak,"


   

Sekarang tanggal 7 Agustus, berarti kurang sebulan lagi masuk kuliah. Ah, cepat sekali liburan ini terlalui. Setelah ini masuk ke semester 5 tahun terakhir kuliah, InsyaAllah. Sekalilagi, cepat sekali waktu ini berjalan. Masih terasa bagaimana susahnya perjuangan mencari perguruan tinggi, masih terasa bagaimana rumitnya tes masuknya, masih terasa bagaimana deg-degan nunggu pengumumannya, dan sekarang tidak terasa mau wisuda. Tahun depan aku wisuda. Iya, wisuda.

Namun sampai saat ini, aku masih belum memiliki titik terang akan mengambil mata kuliah apa untuk dijadikan TA. Ini berarti aku juga belum menentukan siapakah yang akan kujadikan dosen pembimbing. Aku masih bingung, aku galau. Aku galau mau ambil mata kuliah apa T.T

Diantara beberapa pilihan seperti Mekanika Fluida, Perpindahan Panas, Thermodinamika, belum ada satupun yang membuatku mantap. Bagaimana ini? Padahal penentuan dosen pembimbing itu di semester 5. Tapi aku tidak mau berebut dengan teman-teman, tidak mau rebutan dospem yang katanya "enak". Tapi aku juga nggak mau dapat dosen yang "sesuatu". Hehehe.

Kok bisa terjerat di sini, si jurusan yang banyak fisika dan matematikanya, pelajaran yang aku benci. Ada benarnya juga kata orang-orang, "Awas jangan terlalu benci, nanti jadi loh".  Yaa Allah, kok fisika semua ya? :(

Tugas Akhir, kapan aku menemukan mata kuliah yang pas supaya nemu dospem dan judul buat kamu secepatnya? :(


“Yaa Allah, jika memang ajang perlombaan itu adalah jalan yang terbaik untuk dapat mulai mewujudkan mimpi-mimpi hamba, mimpi-mimpi untuk menjadi orang terkenal, mimpi-mimpi untuk dapat mulai mencetak prestasi, mimpi-mimpi untuk dapat menjadi manusia yang dapat bermanfaat, mimpi-mimpi untuk dapat membuat kedua orangtua hamba bangga, mimpi-mimpi untuk dapat menjadi angkatan penutup terindah di program D3 Teknik Mesin kelas kerjasama PLN, mimpi-mimpi untuk dapat meraih ridho-Mu dalam program ini, maka mudahkanlah jalan ini. Tapi jika ajang perlombaan itu buka awal yang terbaik untuk memulai semuanya, maka berikanlah ganti yang lebih baik dari itu meskipun awalnya hamba akan kecewa. Berikanlah hati yang lapang dan ikhlas untuk menerima apapun keputusan-Mu karena hamba hanya ingin mendapatkan ridho dari-Mu” 

Hidden beneath the ground,
Is the spring that feeds the creek,
Invisible as the wind,
That you feel upon your cheek
.

 
And every breeze that whispers,
Reminds us constantly,
Sometimes what's real,
Is something you can't see,

Believe... in all that can be,
A miracle starts whenever you dream,
Believe... and sing from your heart,
You'll see your song will hold the key
.


Waiting behind the clouds,
Is a sky that's always clear
And chasing away the doubts,
You watch the sun appear

It's shining to remind you,
As each new day begins
There's always hope if you just let it in


Believe... in all that can be
A miracle starts whenever you dream
Believe... and sing from your heart you'll see
Your song will hold the key.


You can paint the stars,
You can touch the sky
Spread your wings and discover you can fly
Won't know until you try

Believe... in all that can be
A miracle starts whenever you dream
Believe... and sing from your heart you'll see
Your song will hold the key

Oohh,
Believe... and dream what can be
Ask with your heart and you will receive
Believe... the beauty is yours to see
Your song will hold the key... 

*Believe - April Rose

*****

"Believe in everything. Believe in yourself. Believe in your dreams. You might think that you cant reach your dream and thinking that it's impossible to reach it, invisible to see it with your own eyes. Just believe that you can reach it no matter what. Even if you do dumb things just to reach it. Nothing's impossible if you believe. If you don't dream big, there's nothing worth dreaming. If you don't have faith, there's nothing worth believing,"
Depan SMP

Alhamdulillah, hari ini masih diberi Allah kesempatan untuk bernafas, untuk beribadah, untuk bertaubat, dan tentunya untuk bisa bertemu lagi dengan teman-teman SMP *girang*
Meski yang datang cuma seupil, rada wegah-wegahan gitu karena jalan ke SMP ku dulu jauh bin rame dengan truk-truk gede yang lagi gandengan pada kebut-kebutan, tapi akhirnya hadir juga. Awalnya sudah janjian sama my tablemate waktu kelas 9 dulu, Firda namanya, buat berangkat jam setengah 8 pagi tapi ternyata dia kusuruh berangkat duluan sama temenku Miftah karena aku tak kuasa untuk menyuruhnya lebih lama menunggu. Duh Sherly, kebiasaan sih ya! -_-“


Dan akhinya aku berangkat jam 9 pagi, sejam lewat dari jam janjian. Hahaha, but it’s no problem. Nyampek sana ternyata hanya ngeliat beberapa anak doang lagi nongkrong di dalam pos satpam. Ada Wildan, Eny, Firdausi, Firda ‘my tablemate’, Miftah, ditambah aku yang baru dating dan disusul dengan Ayu. Karena sudah lelah terlalu lama menunggu temen-temen yang lain, akhirnya ya masuk aja.


Pertama kali masuk, langsung ke lobi. Disitu tadi ada pak Sugeng (guruku bahasa Indonesia kelas 8&9), Pak Parto (guru fisika), dan pak Muhajir (guru Matematika). Mulailah pertanyaan itu terlontar dan hamper setiap guru menanyakan itu, “Sekarang dimana?” kalau nggak gitu, “Kuliah dimana? Jurusan apa?”


Dimulai dari pak Parto, setelah salim sama beliau akhirnya masing-masing ditanyain, 

“Kuliah dimana sekarang? Jurusan?”

Kujawab, “Di ITS Pak, Teknik Mesin” *idontsaythespesificmajor*

“Hah?” *seketikakaget* “Agak berat ya teknik mesin? Tapi nanti kerjanya juga bagus kok ya,” kata beliau sambil tersenyum.

“Iya Pak, aamiin,” jawabku sambil tersenyum juga dan dilanjut salim ke guru lain.


Oke, ini baru satu guru yang kaget. Dan aku tak menyangka ternyata ada yang terkaget-kaget lagi setelah itu. Dilanjutkanlah ke pak Sutrisno (guruku bahasa Inggris kelas 7-9) dan pak Arifin (guruku BK kelas 9). Sampai disitu, aku sedih melihat pak Sutrisno, guruku yang dulu paling semangat, dan aku rasa paling berjasa dalam membentuk karakter anak-anak RSBI *khususnya jamanku, first batch of RSBI*, terduduk. Disampingnya ada tongkat. Beliau sakit stroke :( Tapi semangatnya masih tetap terasa saat kami diberi nasehat.


Sebelum itu, kami salim dulu sama pak Arifin dan lagi-lagi ditanya, “Sekarang dimana? Jurusan?”

Kujawab yang sama pula, “Di ITS, Teknik Mesin”

“Wow,” *seketikakagetdanmelongosambilngeliatdaribawahkeatas* “Cewek masuk teknik mesin ya? jarang-jarang. Sukses”

“Hehe, iya pak, aamiin,” jawabku

Dua orang sudah yang kaget. 

Karena waktu itu guru-guru lagi ada workshop, akhirnya kami ke kantin dulu. Awalnya mau ke ruang TIK, nemuin pak Firman yang dulunya guru abadi TIK kami dari kelas 7-9. Eh tapi sebelumnya kita mampir ke kopsis dulu sih, salim sama mbak Leli pegawai kopsis dari kami kelas 7 dan masih bertahan sampai sekarang. Disana, gojlokin mbak Leli sama Pak Firman deh, akirnya mereka jadi juga, sudah punya anak 1 pula. Dulunya waktu kami masih sekolah, mereka berdua sering digojlokin emang,eh ternyata emang jodoh. Duh, so sweet nya  :D

Sampailah kami di kantin. MasyaAllah, kaget. kantinku yang dulu ada 3 ruangan berjejer sekarang sudah berubah seperti aula, makin bagusss aja.


 
Di kantin ini, datanglah si Sylvi.
Dan, apakah hal yang paling menarik ketika menunggu pesanan? 
Yup, selfie :D

with Sylvi

From left: Firda, Eny, Me, Firdausi, Sylvi

My Beloved "FLEXOR", tak terasa 5 tahun sudah kita bersama. Meski harus terpisah tempat untuk mengejar cita :')

Kalau yang ini sih difotoin sama Ayu...
Atas: Firdausi, Eny, Miftah; Bawah: Sylvi, Me, Firda

Setelah puas makan, akhirnya balik lagi ke guru-guru. Ketemu bu Romlah (Biologi), akhirnya disuruh nunggu di lobi. Sambil nunggu, kalau ada guru lewat langsung kita samperin aja, haha. Disini, mulai terjadi kegilaan temen-temenku -___-

Siapa lagi kalo bukan kerjaan "FLEXOR? -_-

Lagi-lagi sama Ciphy
Akhirnya lewatlah Pak Saifuddin (guruku Biologi kelas 9), lagi-lagi ditanya yang sama.


“Loh teknik mesin ya, nanti bongkar-bongkar pesawat” katanya sambil ketawa-ketawa.

Biasalah, guru ini suka ngelucu. Sebelum salim aja aku sama Firda udah ketawa-ketawa dulu inget-inget dulu waktu beliau ngelucu, aku selalu ngempet ketawa.
“Ndak pak, saya mesin pembangkit listrik,” kataku sambil ketawa-ketawa juga.


Kemudian lewatlah bu Yuli (guru bahasa Inggris), ditanya-tanya hal yang sama dan reaksinya pun sama, kaget. Bu Yuli sempat memberi nasehat tentang keadaan Indonesia 2016 nanti. Beliau berpesan agar kami, generasi penerus supaya bisa mengubahnya.”ini yang dari pendidikan, calon mendikbud *sambil nunjuk temenku dari jurusan pendidikan bahasa Indonesia* Coba kalian ubah gimana caranya supaya orang-orang pinter itu nggak lari ke luar negeri. Ini juga yang dari teknik mesin *sambil nunjuk aku*, mesin-mesin di Indonesia ini banyak tapi yang ngolah luar negeri dst………”

Intinya, bagaimana caranya kita memajukan Indonesia. Gitu wes singkatnya.

with bu Emy (guru Agama kelas 8)


Mr.Tholib (Civil Education year 7-9)
 
Pak Rosyid Harjito, Physic

Bu Tutik (Bahasa Indonesia kelas 7)
Sampai pada akhirnya, kami ke ruang guru. Disitu ada bu Khusnul (guruku fisika kelas 7-9), pak Halim (guruku geografi kelas 8-9), bu Ami (guruku agama kelas 8), dan masih banyak lagi.

Disitulah muncul pertanyaan dari pak Halim yang dulunya suka kebalik-balik kalo manggil namaku sama namanya temenku Sylvi,

“Kuliah dimana?”
 

“ITS pak, Teknik Mesin,”

“Oh yang menciptakan kopi fermentasi-fermentasi itu ya?”

“Aduh, kok jadi nanyain ini,” (dalam hatiku). “Hehehe, enggeh Pak,” jawabku

“Oalah, ini lho yang nyiptain mesin fermentasi kopi *sambil bilang ke guru-guru yang duduknya berdekatan*, Penggemar kopi ta?” sambil senyum-senyum khasnya gitu, haha.

“Ndak juga pak, hehe”

Yaampun, malu. Tak kusangka ternyata ada guru yang masih hapal sama aku. Gara-gara di Koran dulu ditulis “alumni SMPN 1 Ngoro RSBI”, akhirnya jadi gini deh. Yaa Allah, malunya, malu karena sungkan gitu karena merasa masih belum apa-apa tapi reaksi orang disekitar *termasuk temen SMP* sudah pada senang gitu. Semoga Allah memudahkan. Aamiin. 

Huhuhu, terharu :’) 

"Semoga ALLAH mencintaimu, menjadikanmu dicintai oleh yang mencintai Allah, menjadikan cintamu untuk orang yang cintanya karena mendekatkan diri pada cinta Allah. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita, meridhoi serta menjadikan kita sebagai hamba-Nya yang Taqwa. Aamiin... :)" 
Don't you remember with your promise? Don't you remember with your promise? 
Don't you remember with your promise? 
Don't you remember with your promise?  
Don't you remember with your promise?   
Don't you remember?
Don't you?
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Sumber: http://www.radarindo.com

Selamat Hari Raya Idul Fitri (lagi), hahaha

Tamu hari ini diawali dengan om Udin, adiknya ibu yang ke-sekian. Om Udin datang bersama dengan istri dan anaknya cowok yang baru satu. Nah, aku mau cerita tentang anaknya ini.

 *****

Namanya dek Iqlil, usianya mungkin baru 5 tahun. Sepupuku yang satu ini memang lucu banget, hobinya itu unik. Dia nggak suka ngoleksi mobil-mobilan, robot, tembak-tembakkan, dan mainan cowok lainnya. Tau apa yang dia suka? KIPAS ANGIN, hahaha :D

Pertama kali denger, sangar banget adek ini kesukaannya kipas angin. Kalau nggak salah mulai dari umur 3 tahun, dek Iqlil sudah mulai suka dengan yang namanya kipas angin. Mulai dari bentuk yang duduk sampek yang berdiri dia punya, tapi nggak banyak dih cuma 5 aja. Dan aku tau sendiri, gimana reaksi dia saat pertama kali bertemu dengan kipas angin yang dia nggak punya.

Jadi waktu itu di rumah lagi ada exhaust fan, kipas angin yang buat dipasang di kamar mandi. Dek Iqlil ama om Udin lagi main ke rumah ceritanya. Saat ada masku dateng bawa tuh exhaust fan. Langsung dek Iqlil yang terbiasa berbahasa krama tanya ke bapaknya, "Nopo niki pak?" (Apa ini Pak?).
"Niki kipas damel jeding le" (ini kipas untuk kamar mandi, nak)
"Kulo pingin niki Pak, dibeto mantuk," (Aku pengen ini Pak, dibawa pulang)

Hahaha, ngakak pokoknya liat ekspresinya dek Iqlil waktu itu. Merengek-rengek pengen bawa pulang tuh exhaust. Dan akhirnya dia "dibijuk", kipasnya dipinjem doang tapi pas anaknya nggak tau kipasnya dibalikin lagi ke rumah. 

Entah apa yang bikin dia suka sama kipas angin, lucu banget adeknya. Mungkin ntar kalo udah gede mau jadi engineer kayak kakak sepupunya ini :D

*****

Lanjuut,
Hari ini agendanya kunjungan ke rumah budhe-pakdhe *adiknya mbah perempuan dari ayah* dan mbah-mbah *adiknya mbah laki dari ayah* bersama Mama, Oom, Tante, Oom, Mbak Dyah, Mas, sama dek Nadhia.

Diawali dari budhe Genah, terus budhe Dah. Nah, waktu di dhe Dah ini ngobrol-ngobrol agak lama. Sambil nggodain cucunya, namanya Tiara sama Tasya. Lucu-lucu, Tiara umur 5 tahun, Tasya umur 3 tahun. Yang Tiara itu loh cuantiik, unyu-unyu anaknya. Disini itu suguhannya lengkap, ada kue kering, kue toplesan, sampek buah. Sampai sepupuku, mbak Dyah bilang "Kalo kesini mesti ada salak sama jeruknya ya"

Lanjut ke budhe Sus, disini plus-plusnya disuguhin rujak manis. Ada mangga muda, bengkoang, timun, sama tahu. Cocol sana, cocol sini, sampai bajuku kena tetesan bumbu.

Selanjutnya, ke mbak Nanik, anaknya Alm.Pakdhe Sukar. Nah disini ini yang paling seru, paling bikin kenyang, apa aja dikeluarin. For the first, dikasih es sirup terong belanda katanya dari oleh-oleh adiknya di Medan. Trus cerita-cerita tentang usahanya, dikeluarin lah krupuk ikan berbungkus-bungkus. Cerita tentang pentol baso, dikeluarinlah pentol baso sebesar bola tenis lapangan 3 biji yang 90% dari daging sapi dari adiknya di Banyuwangi. Dan yang terakhir dikeluarkan adalah pisang dari oleh-oleh adiknya di Ngawi.

Kemudian ke budhe Ar. Disini diajakin makan-makan, tapi sebelomnya udah disiapin sih. Menunya penyetan, ada ayam goreng, bebek goreng, sambel, lalapan, oseng bunga pepaya, krupuk. Tambah kenyang.

Dan yang terakhir adalah ke mbah Kamik dan mbah Sa'ah. Di mbah Sa'ah ini juga seru, metik buah 'bonceng'. Alhasil dari kunjung-kunjung tadi, jok belakang mobil jadi penuh, hahaha.

Well, cukup untuk hari ini. Bersambung ke hari ketiga :D

         

Sebelumnya, Sherly ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1435 Hijriah, taqoballahu minna wa minkum, taqobbal yaa Kariim. Mohon maaf lahir dan batin :)

Yeah, today is the 1st day of Syawal. Seperti biasa dan Alhamdulillah masih diberi Allah kesehatan lahir dan batin untuk dapat mengikuti Shalat Id bersama keluarga. Tapi sedihnya, sampai hari ini Ibu masih sakit. Jadi tadi aku berangkat sama buliknya Ayah, I usually call her "mbah Pu'ah" sama anaknya, mbak Imey. Sedih, biasanya berangkat sama Ibu, Mama *tante*, mbah Pu'ah, mbak Imey, tapi sekarang jadi berangkat bertiga doang. Huhuhu :'(

Kemarin, tante Heny dari Gresik datang ke rumah sama keluarganya. Tapi ya gitu, shalatnya di lapangan. Sedangkan aku lebih seneng shalat di masjid, soalnya enak ntar bisa ketemu sama keluarga, tetangga, dll gitu abis sholat. Masku juga jadi ikutan shalat di lapangan, awalnya Mama juga mau ikutan tapi karena mobil nggak cukup jadinya Mama berangkat ke masjid sendirian. Wkwkwk, kesian yaa :D

Mana Ayah? Ayah shalat di masjid dekat kantornya. Ya biasalah, sama nge-PAM. Sedih, hampir tiap lebaran mesti kayak gini, nggak bisa shalat Id bareng Ayah. Mbak kemana? Mbak nggak pulang, udah hamil besar :(

Seperti biasa, setelah shalat Id kami maaf-maafan dulu sama keluarga. Mulai dari Ibu, Mas, Tante, Mama, Om, adek-adek sepupuku Nadhia sama Azmi, wes pokok'e sak ketemune. Keluargaku nggak kebiasaan sungkeman sih. Hehe. Kalo sama Ayah juga nunggu Ayah pulang, kebetulan tadi pulangnya jam 7 pagi.
 
Trus dilanjutkan ke acara yang kutunggu-tunggu, apa itu? Makan-makan :D
Seneeeng banget saat-saat ini. Tapi sayangnya Ibu nggak masak karena sakit, jadinya kemarin Mama sama Tante yang masakin buat makan-makannya. Disini udah tersedia nasi, lontong, ayam rica-rica, kare ayam, ayam goreng, bebek goreng, sambal goreng ati, telor pindang, sayur rambusa+krecek kulit sapi *lupa namanya*, gulai kambing dan krawu Gresik. Pokoknya banyak banget.
  
Kita makan sambil cerita-cerita, sambil ketawa-ketawa gitu. Disela-sela makan, terkadang ada tetangga sekitar datang, tapi ya cuma mampir sebentar terus dilanjut makan lagi. Makan sambil dengerin becandaannya Ayah, Om, seruuu pokoknya.

And then, jangan lupa dessert-nya :D

Selalu sedia es krim Campina isi 5 liter
 
Setelah makan-makan, biasanya dateng sodara-sodara dari Ayah, dari Ibu. Ceritanya Ayah, Ibu itu saudara paling tua, jadi hari pertama banyak sodara-sodara yang kesini. Mulai dari adek-adeknya Ibu sampek sepupu-sepupunya Ayah. Padet banget dari pagi sampai malem. 

Apalagi orangtua Ayah sama Ibu *mbah* udah nggak ada, jadi lebaran hari pertama ya nggak keliling-keliling dulu.

Okee, bersambung di hari kedua :D


"Rasa tetaplah rasa, tak akan menjadi apa-apa tanpa adanya asa. Percuma saling memiliki rasa jika hanya aku yang memiliki asa"

Today is Wednesday, 23rd of July 2014. Is there any special thing on this day? Of course, this is my day, today is mine. Today is the day where I was born in this world. Haha.


Ya, hari ini tepatnya pukul 03.00 WIB tadi, usiaku bertambah. Now, officially I’m 19th, Oh Allah how old I’am :’D Tak terasa sudah 19 tahun aku hidup di bumi. Alhamdulillah masih diberi Allah kesempatan untuk menjadi manusia yang bermanfaat dan masih diberi Allah kesempatan untuk bertaubat.

Hadiah dari dek Fikri tahun 2013 (kiri); dari dek Icha tahun 2011 (kanan)

Hampir semua teman, sahabat, kerabat, mengucapkan selamat kepadaku. Senang rasanya, masih ada yang memperhatikan, masih ada yang peduli denganku. How with my parent? There’s nothin’ special. Di rumahku, ulang tahun bukanlah hal yang “wah”, bukanlah hal yang harus dirayakan. Ayah dan Ibu malah lupa kalau hari ini ulang tahunku. “Lho Shel, ulang tahun ya? Selamat ulang tahun anakku,” kata Ibu pukul 05.30 tadi. “Telat Bu…,” gumamku sambil ketawa-ketawa. Ya, memang bukan suatu adat untuk menjadikan hari kelahiran adalah hari yang special. Tapi sedih juga sih rasanya. Huhuhuu


But, do you know what thing which I most waited? It’s such some words from a person. And thanks for the greeting, I’m so glad although it wasn’t on time (06.10), although at the first I thought you won’t say it to me


Dan lupakanlah kalimat di atas, itu melenceng dari topik. Hahaha.


Well, masih terasa di tahun lalu, masih menempel jelas di ingatan ulang tahunku di tahun lalu. Kalau tidak salah, saat itu 10 hari kedua bulan Ramadhan. Aku, Sylvi, sama Iffah lagi di Malang ceritanya. Seruuu, tapi ya gitu jarang sahur jadinya, karena kita bertiga pada molor. Haha.


Sebelumnya, tanggal 22 Juli 2013 kita muter-muter dulu keliling Malang. Karena nggak ada kendaraan pribadi, jadi kita mbolang pake angkutan umum, mulai dari angkot sampai taksi. Kalo taksi ini karna kepepet, udah kemaleman, jam 21.00 udah nggak ada angkot. Bingung mau naik apa, setelah tawar-menawar dengan supir taksi di depan MOG, akhirnya dengan sangat terpaksa pulanglah kami dengan taksi. Melas, but it was so very fun :D

Sama Sylvi
Sylvi sama Iffah
Location: Topping, Jl.Soekarno Hatta Malang


                Pas tanggal 23 Juli karena lagi ada di Malang, jadilah aku traktir mereka-mereka di jalanan. Bareng sama temen-temen yang lagi ada di sana, ada Erin dan Eva. Awalnya muter-muter dulu mau nyari makanan di mana. Eh ujung-ujungnya ya tetep aja di KFC Matos -_-

with Sylvi (again)


Iffah and Erin


Sylvi, Eva

Tadaaa, that's the end of my birthday story on last year. Happy birthday for all of people in the world on 23rd of July, esspecially for Daniel Radclife a.k.a Harry Potter. And for all of the children in Indonesia, Selamat Hari Anak Nasional :D