Janji Jari Kelingking

By 02:02:00


 
          Jari terkecil, terimut, terlucu, terunyu. Di balik bentuknya yang terkecil dari jari-jari lainnya, tersimpan sebuah janji. Tahukah kamu, mengapa jari kelingking menjadi simbol untuk mengikat janji?



***


Ada sebuah lagu anak-anak tentang janji jari kelingking, yang bersyair ‘Yubikiri genman, uso tsuitara hari senbon nomasu’ artinya ‘Janji kelingking, kalau kamu berbohong, aku akan membuatmu menelan seribu jarum’. Lagu ini menceritakan sebuah kesepakatan memegang janji dengan mengaitkan jari kelingking, apabila ada yang melanggar atau berbohong, maka ia harus menelan seribu jarum atau memotong jari kelingkingnya. 

Memotong jari kelingking jika melanggar janji awalnya merupakan kesepakatan yang dibuat oleh para yakuza di Jepang. Di zaman yang modern ini, janji kelingking sudah dianggap sebagai janji informal yang hanya dilakukan oleh anak kecil atau remaja dengan para sahabat atau orang-orang terdekat mereka. Sedangkan di Amerika, janji kelingking dikenal dengan istilah pinky swear. Apapun namanya, intinya janji kelingking diasosiasikan dengan janji yang sakral dan tidak boleh dilanggar. 


***



Ya, kira-kira seperti itulah awal mula kehadiran dari janji jari kelingking. Kalau aku boleh memilih janji ini jadi seperti janji kelingking di Amerika saja, karena janjinya sakral dan tidak boleh dilanggar ^^

Atau seperti janji kelingking para yakuza di Jepang saja. Jika janjinya tidak ditepati, melanggar, atau berbohong, maka tersangkanya harus menelan seribu jarum atau memotong jari kelingkingnya. Tapi kok kelihatannya sereem banget yaa >.<

Manusia boleh berencana, tapi tetap Dia-lah penentu segalanya, termasuk takdir yang telah tertulis jauh sebelum diri ini lahir ke dunia. Apa yang baik untukmu pasti akan terjadi.

Well, apapun yang terjadi aku hanya ingin tetap berprasangka baik kepada Allah. Semoga Allah selalu mempermudah langkah ini hingga waktu ke depan. Aamiin.


Janji Jari Kelingking ^^


You Might Also Like

0 comments