Backpacker Manja ke Thailand (Part 1)

By 17:50:00


Assalamu'alaikum!

Eh nggak kerasa udah hari Ahad lagi aja nih, selamat hari Ahad! Alhamdulillah. Hari ini saya mau cerita tentang pengalaman saya jalan-jalan di hari Jumat minggu kemarin. Jadi, seminggu yang lalu saya ada agenda keluyuran bareng dua temen, mereka adalah mbak Dimmy dan mbak Putri ke negara yang punya julukan negeri gajah putih, Thailand. Postingan ini saya bahas tentang cerita secara umum ya, detailnya akan saya ceritain per-hari atau per-part, insyaallah. 

Bermula dari rencana di akhir tahun 2017 yang hanya menjadi wacana dan wacana, akhirnya di bulan Agustus kemarin kami bertiga memutuskan untuk membeli tiket pesawat ke Bangkok. Saya langsung cus berkunjung ke situs sebuah maskapai yang mempunyai slogan, "Now Everyone Can Fly". Meskipun saat itu sedang tidak ada promo, kami tetap memperteguh pendirian untuk memesan tiket. Intinya saat itu, 'mbuh piye carane kudu budhal', titik. Sesudah pesan tiket, saya mau bayar nih ke ATM. Eh ternyata nggak bisa dong, ada keterangan di layar kalo pembayarannya gagal gitu. Akhirnya, saya tanya-tanya ke teman yang dulunya rekan sekantor, karena beliau sering pergi melancong ke luar negeri. Bertanyalah saya via DM Instagram, kenapa kok bisa begini begitu, susah banget mau bayar booking-an. Eh beliaunya malah mau bantu mesenin sekaligus bayarin duluan, jadi nanti saya tinggal transfer bayar ke masnya. Alhamdulillah baik sekali masnya, dan drama pun berakhir. Terima kasih mas Isa. Akhirnya, salah satu dari daftar Traveling Wishlist di tahun 2018 saya tercoret sudah. 

Baca juga: Traveling Wishlist in 2018

Skip skip skip, tibalah di hari keberangkatan. Oh iya, kami memesan penerbangan ke Thailand yang keberangkatannya dari Bali supaya bisa dapet yang langsung tanpa transit. Tapi sama aja sih, ujung-ujungnya saya dan mbak Dimmy harus pesen tiket dari Lombok-Bali dan Bali-Lombok. Jadi, pada hari Kamis sore tanggal 25 Oktober kami berdua dari Lombok berangkat ke Bali. Tanggal 26 Oktober pukul 01.35 dini hari, kami berangkat dari Bali ke Bangkok, Thailand. Hari Senin pagi, tanggal 29 Oktober pukul 06.00 dari Bangkok kami kembali ke Bali, terakhir di sore harinya pukul 16.50 kami pulang ke Lombok. Begitulah, tidak bisa dikatakan simpel dan murah sih. Tapi, kami menikmatinya, ahayy. Oh iya, teman saya mbak Putri dia nungguin di Bali, karena udah pindah dong kantornya sekarang. Dulu kami sama-sama di Lombok, sekarang markas kantornya pindah ke Bali. Uhuhu senangnyaaa, selangkah ke Barat. 

Senin, 26 Oktober dini hari sambil ngantuk-ngantuk kami menanti panggilan boarding ke Bangkok di bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Di sinilah, ada beberapa drama dimulai. Kudu ngakak dan sebel juga sih kalo diinget. Alhamdulillah, empat jam kemudian kami sudah mendarat cantik di bandara Internasional Don Mueang, Bangkok. Yuhuuu, perjalanan panjang pun dimulai! Langkah pertama kami mengarah pada tujuan yang telah saya bikin di itinerary. Kalau pengen tau boleh cek di sini

Baca juga: Itinerary Thailand 3 Hari 2 Malam (Rencana)

Sawadee kha! 
Siap Menjelajah!
Yap, hari pertama kami langsung pergi ke sebuah daerah bernama Cha-Am, di kabupaten Hua Hin. Eh entahlah Hua Hin itu kabupaten apa bukan ya? Jaraknya lumayan jauh dari Bangkok, 160-an kilometer gitu. Kami menempuh perjalanan selama 2,5 jam untuk pergi ke sana. Alhamdulillah tidak ada kendala di hari pertama, meskipun kami agak puyeng karena kebanyakan barang. Iya dari pertama landing, kami belum sempet mampir ke penginapan. Jadinya ya kemana-mana bawa bontotan backpack gede, demi efisiensi waktu. 

Kemudian, di hari kedua kami melakukan perjalanan jauh lagi nih. Tujuan di hari kedua yaitu ke Pattaya. Kemarin habis ke arah Timur, sekarang ke arah Barat ujung bawah. Kenapa milih ke Pattaya? Ya nggak apa-apa sih, pengen aja gitu. Soalnya kami menganggap bahwa Pattaya itu sebuah daerah destinasi liburan yang cukup terkenal gitu kan. Karena kita udah ke Thailand, jadi kenapa nggak sekalian ke Pattaya aja? Emang sih jaraknya juga jauh, sekitar 150an kilometer. Kami harus menghabiskan waktu sekitar 2,5 jam untuk sampai di Pattaya. Daaan, di sinilah drama kedua dimulai. Kalo diinget jadi ngakak liat kelakuan sendiri dan sedikit merasa berdosa. Pokoknya, Pattaya ini adalah tujuan yang penuh dengan drama. Ahaha.


Naik 'Songthaew'
Terakhir, di hari ketiga kami memutuskan untuk berkelana di Bangkok aja untuk menyusuri pusat perbelanjaan dan berkunjung ke landmark-nya. Di sinilah datang drama ketiga buat kami, tapi nggak terlalu parah sih. Masalahnya cuma di bagasi. Kami berangkat cuma bawa satu tas besar dan satu-dua tas kecil, eh baliknya sudah beranak pinak dong. Apalagi di Bangkok harga-harga barangnya nggak jauh beda sama Indonesia, bahkan bisa lebih murah. Dan lagi, godaan terbesar wanita adalah belanja, lengkap sudah, ahaha. 


Bagaimana Nasib Mereka? 
Alhamdulillah, semuanya sudah berhasil teratasi dengan rapi dan kami berhasil mendarat dengan selamat di tanah air meskipun disambut dengan berita duka yaitu jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. Yaa Allah Lion Air, maskapai favorit kami sebagai perantau yang sering pulang. Semoga semua korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan, dan kita semua senantiasa diberikan keselamatan dimanapun ya. 

Kalau dari segi presentase, kira-kira nilai dari trip kami 95 lah. Nilainya dibagus-bagusin sendiri, ahaha. Itu karena sekitar 90% dari itinerary yang kami susun sudah berhasil dituju. Meskipun awalnya banyak yang meragukan kami karena hanya pergi bertiga, cewek-cewek pula. Kami sangat-sangat bersyukur karena diberi kesempatan oleh Allah untuk menikmati keindahan yang telah diciptakanNya di belahan bumi yang lain. Selain itu, bersyukur pula karena masih diberi keselamatan dan kesehatan dari mulai berangkat sampai kembali lagi ke Indonesia tercinta. Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah. 

Baiklah, sekian cerita secara umum tentang backpacker manja kami ke Thailand seminggu yang lalu. Cerita selengkapnya dari mulai hari pertama sampai ketiga beserta aksesorisnya akan saya update di hari mendatang ya, insyaaallah. Sampai jumpa di cerita selanjutnya! 


You Might Also Like

0 comments